Pikiran Rakyat,25/02/2010
SOREANG, (PRLM).- Kerugian materi akibat bencana longsor di perkebunan teh Dewata Desa Tenjolaya, Kec. Pasirjambu, Kab. Bandung baru diperkirakan mencapai Rp 5 miliar. Perkiraan itu hanya berdasarkan kepada bangunan yang rusak di wilayah perkebunan dan belum menghitung harta benda korban.
Kepala Badan Penanggulanan Bencan a Jawa Barat, Pudjuala Pranasigit mengatakan, hasil inventarisasi di perkebunan PT Chakra itu, terdapat 21 rumah karyawan yang rusak. Selain itu ada satu bangunan kantor, gedung koperasi, gedung serba guna (GOR), masjid, bagian pabrik, dan instalasi listrik turut diterjang material longsor. Keseluruhan ditaksir mencapai Rp 5 miliar.
Sigit mengingatkan, masyarakat umum jangan terlalu mendekat di lokasi bencana. Selain menganggu aktivitas petugas penyelamat, keberadaan masyarakat umum di lokasi bencana cukup berisiko. Apalagi cuaca masih kurang bersahabat, dan dikhawatirkan terjadinya longsor susulan. “Jadi masyarakat diminta menjauh dari lokasi, lokasi di sana masih berbahaya,” ujarnya. (das/A-147)***





Mencari relawan untuk bersama mengembangkan 